Tampilkan postingan dengan label jembatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jembatan. Tampilkan semua postingan
Jembatan penghubung koloni semut rangrang
Label: jembatan, koloni, penghubung, rangrang, semutSalam kroto. Cara membuat jembatan penghubung koloni semut rangrang dalam media toples sangat mudah. Semut rangrang di dalam toples tidak berbeda jauh dengan di alam. Kalau di alam ratu semut rangrang selalu berpindah pindah jika sudah bertelur. Tidak beda jauh sama dengan ternak kroto sendiri. Ratu semut juga melakukan perpindahan setelah bertelur .
| foto by flodesta |
Buatlah jembatan penghubung agar bisa membuat koloni baru. Supaya ternak kroto kita bisa jadi banyak dan bertambah. Kalau semakin banyak telur, senang bisa panen kroto terus. hehe..
Untuk membuatnya sangat sederhana sekali tinggal sobat kasih kayu atau lidi di antara kedua toples (jembatan). Mudah kan semoga bisa bermanfaat.
Setelah membaca jangan lupa cendole...suwun
Jembatan KA Sungai Progo Ternyata Hanya 2 Di Dunia
Label: 2, di, dunia, hanya, jembatan, ka, progo, sungai, ternyata
Jembatan KA yang melintasi sungai Progo di lintas Kutoarjo - Yogyakarta ini memang unik. Desainnya yang tidak memiliki pilar di tengahnya, hanya terdapat 2 jembatan saja di seluruh dunia. Yang satu di Belanda dan yang satu lagi di Kulonprogo ini. Itupun yang di Belanda sudah tidak difungsikan. Jembatan sepanjang 96 m yang sudah dioperasikan sejak 1957 ini sampai sekarang masih kokoh, dan masih dapat menahan tekanan kereta api yang melintasinya dengan bobot 20 ton dan dengan kecepatan 100 km/jam. Berdasarkan gambar salinan yang dibuat tahun 1989, perencanaan pembangunan jembatan ini sudah dimulai tahun 1930 oleh CD Maussart dan langsung dikerjakan pada hari yang sama oleh CHJ Deighton dan disetujui oleh Ir Jansen.

Konstruksi jembatan seperti ini sebenarnya lebih aman. Jembatan ini tahan gempa karena titik tumpuan tidak mati dan bisa bergeser sesuai dengan pergerakan tanah pada kedua ujungnya jika terjadi gempa. Titik tumpu jembatan ini menggunakan rol yang terletak di bawah jembatan. Konstruksi yang disebut Bijlaard Bent ini dipilih oleh Belanda karena arus sungai Progo yang deras. Lebih aman karena tiang tidak diletakkan di tengah sungai. Hebatnya lagi, jembatan ini dibuat menggunakan rangka baja kelas tinggi (fero). Saat ini banyak warga Belanda yang pergi ke jembatan ini untuk mempelajari konstruksi jembatan karya nenek moyang mereka yang sekarang sudah tidak difungsikan lagi di negerinya. Sayangnya, warga setempat sendiri tidak mengetahui keunikan jembatan tersebut.
Baca juga Kapal Selam Canggih Seperti Lumba-Lumba
Sumber: kaskus.us