Tampilkan postingan dengan label palsu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label palsu. Tampilkan semua postingan

Lelaki Ini Bekerja sebagai Pembuat Jari Palsu Yakuza

. Senin, 30 Desember 2013
0 komentar
Foto : The Australian
 Foto : The Australian
TOKYO - Shintaro Hayashi, seorang ahli pembuat organ tubuh palsu, kini bekerja dengan membantu mantan-mantan anggota Yakuza dengan cara membuat jari palsu. Seperti diketahui, banyak para anggota Yakuza yang kehilangan jari kelingkingnya kerana dihukum.

Dalam tradisi Yakuza, ada ritual yang kerap disebut dengan istilah "yubitsume." Ritual itu mengharuskan seorang Yakuza memotong jari kelingking kirinya bila membuat kesalahan. Kebanyakan para anggota Yakuza selalu menyembunyikan jarinya yang kudung dengan mengepalkan tangannya, namun ada saat-saat di mana mereka tidak dapat menyembunyikan jari kudungnya.

Eks-Yakuza berjari kudung itu selalu mengalami kesulitan bila mereka mencari pekerjaan. Oleh kerana itulah, mereka sangat memerlukan jasa Hayashi untuk menangani masalah itu. Demikian, seperti diberitakan Oddity Central, Khamis (13/6/2013).

Selama 10 tahun, Hayashi sudah bekerja membuat jari-jari palsu untuk para mantan personil Yakuza itu. Jari yang dibuat Hayashi sangat bagus dan sangat menyerupai jari asli manusia. Jari itupun disesuaikan dengan warna kulit dari pelanggan.

Hayashi menggunakan silikon untuk membuat replika jari seharga mencapai USD3 ribu  . Proses pengecatan jari palsu juga harus dilakukan dengan hati-hati. Jari palsu itu akan dibuat dengan beberapa model, yaitu model untuk musim panas dan musim dingin. Hayashi pun menyarankan kliennya untuk mengganti jarinya setiap tahun. (AUL)Okezone
Read More..

Awas! Beras Palsu dari Cina Berbahan Plastik Bereda

. Selasa, 24 Desember 2013
0 komentar

ISNIN, 9 APRIL 2012



JAKARTA - Hati-hati mengkonsumsi beras asal Cina, pasalnya berdasarkan laporan sebuah media asal Korea, The Weekly Hong Kong, beras yang mengandung bahan plastik kini beredar luas di pasaran.

Beras palsu yang terbuat dari bahan campuran kentang, ubi jalar, dan resin sintetis industri, awalnya dijual bebas di Kota Taiyuan, Provinsi Shaanxi, Cina. Beras itu memiliki tampilan yang sama dari kasat mata, namun saat dimasak beras itu akan terasa sangat keras dan sulit untuk dicerna. Seperti dikutip dari Asianews.it, Senin (9/4/2012).

Biaya produksi yang sangat rendah dan menjanjikan keuntungan yang sangat tinggi, dituding sebagai latar belakang mengapa beras ini diciptakan.

Menurut Asosiasi Restoran Cina, memakan tiga mangkuk nasi palsu ini akan sama seperti memakan satu kantong plastik. Petugas berwenang Cina, sudah melancarkan penyelidikan atas laporan ini.

Cina memiliki catatan keamanan pangan yang sangat rendah, pada tahun 2008 sebanyak enam bayi meninggal karena meminum produk susu formula mengandung melamin.

Senyawa plastik itu akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia jika dikonsumsi., seperti gagal ginjal.
Read More..